Nugroho, Bagus (2026) Formulasi Soft Cookies Grontol Jagung Kekinian Dalam Upaya: Revitalisasi Kuliner Tradisional Indonesia. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.
Saya sedang berbagi 'Bagus Nugroho_Laporan Tugas Akhir repo' dengan Anda.pdf
Download (863kB)
Abstract
ABSTRACT
Traditional culinary of Indonesia, particularly grontol jagung from Central Java and Yogyakarta, faces extinction due to shifting food preferences among younger generations. This study aims to find the best formulation of soft cookies incorporating grontol jagung as a revitalization effort for Indonesian traditional cuisine. Utilizing the Research and Development (R&D) methodology with the ADDIE model, four formulation variations were developed: F1 as control (0% grontol jagung), F2 (200%), F3 (160%), and F4 (120%) substituting dark chocolate with grontol jagung. Validation was conducted through two stages of expert judgement by three panelists evaluating taste, color, aroma, and texture. Results showed that F4 achieved the highest average score of 16.33 out of 20, successfully balancing authentic grontol jagung character with a contemporary soft cookies profile. The final product, "Grookie" features golden-brown color, a combined aroma of grontol jagung, vanilla, and butter, with a crunchy exterior and soft chewy interior, filled with grontol jagung custard and topped with grated coconut.
Keywords: Soft Cookies, Grontol Jagung, Formulation, Revitalization, Traditional
Indonesian Cuisine
ABSTRAK
Kuliner tradisional Indonesia, khususnya grontol jagung dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, terancam punah akibat pergeseran preferensi pangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan menemukan formulasi terbaik soft cookies berbahan dasar grontol jagung sebagai upaya revitalisasi kuliner tradisional Indonesia. Menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model ADDIE, dikembangkan empat variasi formulasi yaitu F1 kontrol (0% grontol jagung), F2 (200%), F3 (160%), dan F4 (120%) sebagai substitusi dark chocolate dengan grontol jagung. Validasi dilakukan melalui dua tahap expert judgement oleh tiga panelis ahli yang mengevaluasi aspek rasa, warna, aroma, dan tekstur. Hasil menunjukkan F4 memperoleh rata-rata skor tertinggi sebesar 16,33 dari skala 20, berhasil menyeimbangkan karakter autentik grontol jagung dengan profil soft cookies kekinian. Produk akhir bernama "Grookie" memiliki warna kuning kecoklatan, aroma perpaduan grontol jagung, vanila dan butter, tekstur luar crunchy dengan bagian dalam lembut dan chewy, dilengkapi custard grontol jagung dan taburan kelapa parut.
Kata Kunci: Soft Cookies, Grontol Jagung, Formulasi, Revitalisasi, Kuliner
Tradisional Indonesia
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dimas Bayu Pinandoyo, S.Si., M.Sc,. Sebagai dosen pembimbing 1; 2. Lina Mufidah M.Pd,. Sebagi dosen pembimbing 2. |
| Uncontrolled Keywords: | Soft Cookies, Grontol Jagung, Formulasi, Revitalisasi, Kuliner Tradisional Indonesia. Soft Cookies, Grontol Jagung, Formulation, Revitalization, Traditional Indonesian Cuisine. |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 640 Manajemen rumah dan keluarga > 641 Makanan dan minuman |
| Divisions: | Jurusan Pariwisata > Program Studi Seni Kuliner |
| Depositing User: | Mr. Bagus Nugroho |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:06 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:06 |
| URI: | https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/5407 |
