Permana, Revalina Ramadhania (2026) Penerapan Identitas Visual Terhadap Kostum Host dan Karakter Pendukung Program "Jejak Flona". Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.
Laporan Tugas Akhir Revalina Ramadhania Permana.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (629kB)
Abstract
The rapid distribution of children's programs on digital platforms has not been accompanied by the optimization of artistic design, particularly in the application of visual identity through costumes. In fact, children aged 6–9 rely heavily on visual associations to understand meaning. Many current children's programs still emphasize decorative aesthetics without consistent identity, which weakens character differentiation and hinders the delivery of educational messages.This report examines the application of visual identity through costumes in the variety show “Jejak Flona.” The main issue addressed is the underutilization of costumes as a nonverbal communication medium in conveying character traits and roles. The purpose of this study is to explain the costume design process that can build behavioral associations in children.The method used involves the application of specific character concepts, namely Bimo (a bee) representing firmness and Lilly (a lily flower) representing gentleness, supported by other flora and fauna characters applied consistently. The results indicate that a strong visual identity in costumes effectively helps children recognize role patterns and character values. Thus, costumes function not only as aesthetic elements but also as communication media that support the delivery of educational messages.
Pesatnya distribusi program anak di platform digital belum diiringi dengan optimalisasi tata artistik, khususnya dalam penerapan identitas visual pada kostum. Padahal, anak usia 6–9 tahun sangat bergantung pada asosiasi visual dalam memahami makna. Banyak program anak saat ini masih menonjolkan aspek estetika dekoratif tanpa konsistensi identitas, sehingga melemahkan diferensiasi karakter dan menghambat penyampaian pesan edukatif.Laporan ini membahas penerapan identitas visual melalui kostum dalam program variety show “Jejak Flona”. Permasalahan utama yang diangkat adalah belum optimalnya pemanfaatan kostum sebagai media komunikasi nonverbal dalam menyampaikan sifat dan peran karakter. Tujuan penulisan ini adalah menjelaskan proses perancangan kostum yang mampu membangun asosiasi perilaku pada anak.Metode yang digunakan adalah penerapan konsep karakter spesifik, yaitu Bimo (lebah) yang merepresentasikan sifat tegas dan Lilly (bunga lili) yang merepresentasikan kelembutan, serta didukung oleh karakter flora dan fauna lainnya secara konsisten. Hasil menunjukkan bahwa identitas visual yang kuat pada kostum efektif membantu anak mengenali pola peran dan nilai karakter, sehingga fungsi kostum tidak hanya sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai media komunikasi yang mendukung penyampaian pesan edukatif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Putri Surya Cempaka, S.Hum., M.Si., selaku pembimbing I Akhir. 2. Dony Ahmad, M.I.Kom., Selaku pembimbing II Tugas Akhir. |
| Uncontrolled Keywords: | visual identity, costume design, character representation, educational media, Jejak Flona identitas visual, desain kostum, program anak, representasi karakter, media edukasi, Jejak Flona |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi > 384 Komunikasi, telekomunikasi |
| Divisions: | Jurusan Penerbitan > Program Studi Penyiaran |
| Depositing User: | Revalina Ramadhania Permana |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:43 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:43 |
| URI: | https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/5765 |
