Analisis Pengaruh Opasitas Tinta Putih Terhadap Cacat Bubble Pada Proses Cetak Rotogravure Kemasan Flexible

Putri Vidi Susmono, Muthia (2026) Analisis Pengaruh Opasitas Tinta Putih Terhadap Cacat Bubble Pada Proses Cetak Rotogravure Kemasan Flexible. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.

[thumbnail of Analisis Pengaruh Opasitas Tinta Putih Terhadap Cacat Bubble Pada Proses Cetak Rotogravure Kemasan Flexible] Text (Analisis Pengaruh Opasitas Tinta Putih Terhadap Cacat Bubble Pada Proses Cetak Rotogravure Kemasan Flexible)
REPOSITORY PRELIMINARY_MUTHIA PUTRI VIDI SUSMONO.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (673kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh opasitas tinta putih terhadap cacat bubble pada proses cetak rotogravure kemasan fleksibel di PT XYZ. Penelitian dilatarbelakangi belum diterapkannya parameter opasitas pada prosedur incoming inspection tinta sehingga variasi karakteristik tinta dari tiga pemasok berpotensi memengaruhi kualitas hasil cetak. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan analisis deskriptif. Pengujian dilakukan terhadap tinta putih menggunakan parameter opasitas, viskositas, dan densitas pada substrat OPP. Opasitas diukur menggunakan X-Rite Spectrodensitometer dengan metode contrast ratio, sedangkan data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan opasitas cenderung meningkatkan viskositas dan densitas tinta sehingga pelepasan udara selama proses pencetakan kurang optimal dan jumlah cacat bubble meningkat. Sebaliknya, opasitas yang terlalu rendah menghasilkan daya tutup yang kurang baik. Rentang opasitas sekitar 50-60% memberikan keseimbangan terbaik antara daya tutup dan rendahnya cacat bubble, sehingga dapat dijadikan parameter penting dalam pengendalian mutu tinta dan proses pencetakan.

This study aims to analyze the effect of white ink opacity on bubble defects in the rotogravure printing process of flexible packaging at PT XYZ. The study was motivated by the absence of opacity as a parameter in the incoming ink inspection procedure, allowing variations in ink characteristics from three suppliers to affect print quality. A quantitative experimental approach with descriptive analysis was employed. White ink samples were evaluated based on opacity, viscosity, and density using OPP film as the substrate. Opacity was measured using an X-Rite Spectrodensitometer based on the contrast ratio method, while the data were analyzed using simple linear regression. The results indicate that higher opacity tends to increase ink viscosity and density, reducing air release during printing and consequently increasing bubble defects. Conversely, excessively low opacity decreases hiding power. An opacity range of approximately 50-60% provides the best balance between adequate hiding power and minimal bubble defects, making opacity an important quality control parameter for incoming ink inspection and rotogravure printing.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: 1. Dwi Riyono, S.T., M.Ak., PhD., sebagai dosen pembimbing 1 2. Kuni Masruroh, M. Eng, sebagai dosen pembimbing 2
Uncontrolled Keywords: opasitas tinta putih, cacat bubble, rotogravure, kemasan fleksibel, pengendalian mutu. white ink opacity, bubble defects, rotogravure printing, flexible packaging, quality control.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 629 Cabang teknik lainnya
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 670 Manufaktur, pabrik-pabrik > 679 Produk lain dari jenis bahan tertentu
Divisions: Jurusan Teknik Industri > Program Studi Teknik Kemasan
Depositing User: Muthia Putri Vidi Susmono
Date Deposited: 06 Aug 2026 02:19
Last Modified: 06 Aug 2026 02:19
URI: https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/5985

Actions (login required)

View Item
View Item