Hawu, Juan Charistheas (2026) Implementasi Desain Interaksi Game “Waja” dengan Blueprint Unreal Engine untuk Alat Edukasi Objek Kujang Jawa Barat. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.
awalanfile.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (2MB)
Abstract
ABSTRACT
The Kujang is a traditional tool unique to West Java that is rich in philosophical and cultural significance; however, public understanding of it is gradually eroding due to the tide of globalization. Static text-based learning methods are ineffective as a tool for introducing this cultural artifact, making more interactive media necessary. This final project aims to document the design and development process of the educational game “Waja,” built using Unreal Engine’s Blueprint system, as a tool to promote the Kujang cultural artifact to players, with school students as the target audience. The literature review for this project covers cultural studies, interaction design concepts, gamification, and an analysis of similar cultural educational games. Development was carried out using the Agile Kanban approach and the Onion Core concept to prioritize features, ranging from the character movement system, dialogue interactions with NPCs, the quest and shop systems, to the save/load system—all of which were implemented via Blueprints in Unreal Engine for the Android platform. Evaluation was conducted using a Likert scale questionnaire administered to 29 respondents. The results of the study show that interaction design requiring cultural understanding as a prerequisite for game progression successfully encouraged active learning among players, with scores for understanding of the Kujang increasing from 3.76 (Agree) to 4.52 (Strongly Agree) after playing. Thus, the game “Waja” has proven to be an effective interactive tool for cultural education.
Keywords: educational game, culture, Unreal Engine, Android
ABSTRAK
Kujang adalah alat tradisional khas Jawa Barat yang sarat nilai filosofis dan budaya, namun pemahaman masyarakat terhadapnya kian terkikis akibat arus globalisasi. Cara pembelajaran berbasis teks statis kurang efektif untuk sebagai alat untuk mengenalkan objek budaya ini, sehingga diperlukan media yang lebih interaktif. Tugas Akhir ini bertujuan mendokumentasikan proses rancang bangun desain interaksi game edukasi "Waja" berbasis Blueprint Unreal Engine sebagai alat promosi objek budaya Kujang kepada pemain dengan target audiens adalah pelajar sekolah. Kajian pustaka dari tugas akhir mencakup kajian kebudayaan, konsep desain interaksi, gamifikasi, serta tinjauan terhadap game edukasi budaya sejenis. Cara dari pengembangan dilakukan menggunakan pendekatan Agile Kanban dan konsep Onion Core untuk memprioritaskan fitur, dari sistem pergerakan karakter, interaksi dialog dengan karakter figuran, sistem quest dan toko, hingga sistem save/load, yang seluruhnya diimplementasikan melalui Blueprint pada Unreal Engine untuk platform Android. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner Skala Likert terhadap 29 responden. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain interaksi yang mensyaratkan pemahaman budaya sebagai syarat progresi permainan berhasil mendorong pemain belajar aktif, dengan skor pemahaman tentang Kujang meningkat dari 3,76 (Setuju) menjadi 4,52 (Sangat Setuju) setelah bermain. Dengan demikian, game "Waja" terbukti efektif sebagai alat edukasi budaya yang interaktif.
Kata Kunci: game edukasi, budaya, Unreal Engine, Android
