Fachriyah Himawan, Nada (2006) PERANCANGAN MEDIA BOARD GAME UNTUK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN BUDAYA JAKARTA MI ALKHAIRIYAH. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta.
E_23_NADA FACHRIYAH 1-12.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (1MB)
Abstract
Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta (PLBJ) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Alkhairiyah masih diajarkan dengan metode konvensional sehingga siswa kurang antusias dan mudah bosan. Tugas akhir ini bertujuan merancang media pembelajaran interaktif berbasis board game untuk mata pelajaran PLBJ bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah. Data diperoleh melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara dengan guru PLBJ untuk mengetahui kebutuhan pembelajaran. Perancangan dilaksanakan melalui tahap praproduksi berupa mind mapping dan moodboard untuk menentukan key visual, tahap produksi berupa digitalisasi. ilustrasi dan layout, hingga pascaproduksi berupa pembuatan produk akhir. Hasilnya berupa board game "Road to Balaikota" yang terdiri atas papan permainan, kartu budaya dan lingkungan, koin reputasi, pion karakter, serta buku panduan, dengan gaya ilustrasi chibi dan palet warna krem, oranye, hijau, dan biru sesuai karakteristik anak usia 10-12 tahun. Media ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran alternatif yang interaktif, edukatif, dan menyenangkan dalam
mengenalkan budaya Betawi serta lingkungan Jakarta.
Environmental and Cultural Education of Jakarta (PLBJ) at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Alkhairiyah is still taught with conventional methods, leaving students less enthusiastic and easily bored. This final project aims to design an interactive board-game-based learning medium for the PLBJ subject for Madrasah Ibtidaiyah students. Data were gathered through observation, literature study, and interviews with the PLBJ teacher to identify learning needs. Design was carried out through pre-production involving mind mapping and a moodboard to determine the key visual, production covering illustration digitization and layout, and post-production for finishing the product. The result is a board game titled "Road to Balaikota," comprising a game board, culture and environment cards, reputation coins, character pawns, and a game guide, with a chibi illustration style and a cream, orange, green, and blue palette suited to children aged 10-12. This medium is expected to serve as an interactive, educational, and enjoyable alternative for introducing Betawi culture and Jakarta's environment
