Permana, Anjas Febriano (2020) SINEMATOGRAFER PRODUKSI FILM DOKUMENTER “AYOM”. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.
prelims BAB1234 anjas_merged-1-13.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (205kB)
Abstract
Film merupakan media penyampaian pesan berbentuk audio visual. “Ayom” merupakan karya film
dokumenter yang penulis kerjakan bersama tim mahasiswa Prodi Penyiaran Politeknik Negeri Media
Kreatif Jakarta. Dalam pembuatan karya tersebut, penulis bertindak sebagai Sinematografer. Film
Dokumenter “Ayom” menceritakan tentang bagaimana kegiatan keseharian para petugas dengan
hewan kucing dan anjing yang dapat hidup saling berdampingan di Pondok Pengayom Satwa Jakarta.
Pondok Pengayom Satwa Jakarta adalah salah satu tempat penampungan hewan kucing dan anjing
yang diserahkan oleh pemiliknya yang sudah tidak dapat merawatnya lagi. Pada umumnya petugas
merawat dengan memberi makan dan minum, memandikan, memberi pengobatan, dan selalu
membersihkan kandang-kandang kucing dan anjing. Namun di Pondok Pengayom Satwa Jakarta, ada
petugas yang kesehariannya melakukan kremasi pada hewan yang telah mati dan juga penguburan
jasad hewan. Tujuan penulisan tugas akhir ini untuk menjelaskan peran kerja sinematografer dalam
beberapa buku tentang produksi film. Sinematografer menggunakan metode deskriptif dengan
menjabarkan langkah-langkah pembuatan karya, tugas akhir berupa film dokumenter “Ayom” mulai
dari praproduksi yaitu pembuatan ide, konsep sampai menjadi cerita, produksi hingga pascaproduksi.
Berdasarkan pembahasan, disimpulkan bahwa seorang sinematografer melakukan proses pembuatan
film perlu mempersiapkan dengan matang seluruh kebutuhan visual mulai dari pembuatan shot list,
breakdown shot, dan floorplan agar pesan dan kesan dalam pembuatan film dapat mudah diterima
oleh audience.
Film is a medium for delivering audio-visual messages. "Ayom" is a documentary film that the
author works with the student team of the Jakarta State Polytechnic Broadcasting Creative Media
Program. In making this work, the writer acts as a cinematographer. The documentary film "Ayom"
tells about how the daily activities of the officers with cats and dogs that can live side by side in
Pondok Pengayom Satwa Jakarta. Pondok Pengayom Satwa Jakarta is one of the shelters for
animals for cats and dogs surrendered by their owners who can no longer care for them. In general,
officers take care by feeding and drinking, bathing, giving treatment, and always cleaning the
kennels of cats and dogs. But in Pondok Pengayom Satwa Jakarta, there are officers who daily
cremate dead animals and bury their bodies. The purpose of writing this thesis is to explain the role
of cinematographers in several books on film production. Cinematographers use descriptive methods
by describing the steps of making works, the final task in the form of a documentary film "Ayom"
starting from preproduction namely making ideas, concepts to become stories, production to postproduction. Based on the discussion, it was concluded that a cinematographer doing the film making
process needs to prepare carefully all the visual needs starting from making a shot list, breakdown
shot, and floor plan so that messages and impressions in filmmaking can be easily received by the
audience.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Andi Azril,M.Sn sebagai Dosen Pembimbing 1 ; 2. Laelatul Pathia, M.I.Kom sebagai Dosen Pembimbing 2 |
| Uncontrolled Keywords: | Sinematografer, Film Dokumenter, Ayom, Cinematographer, Documentary Film |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi > 384 Komunikasi, telekomunikasi |
| Divisions: | Jurusan Penerbitan > Program Studi Penyiaran |
| Depositing User: | Perpustakaan Polimedia |
| Date Deposited: | 20 May 2026 02:33 |
| Last Modified: | 20 May 2026 02:33 |
| URI: | https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/4053 |
