Maydanella Elvandari, Erika (0026) PENULISAN NASKAH SELF IMPROVEMENT “RUMAH YANG SUNYI” SEBAGAI MEDIA LITERASI EMOSIONAL BAGI REMAJA BROKEN HOME. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif..
Laporan Tugas Akhir_Erika Maydanella Elvandari.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (995kB)
Abstract
ABSTRACT
This final project discusses the writing process of a self-improvement book
manuscript entitled Rumah yang Sunyi, which explores the theme of broken home,
particularly the emotional relationship between a child and mother after parental
divorce. The purpose of this project is to produce a manuscript that can serve as a
medium of emotional literacy and self-reflection for adolescents who experience
similar family conditions. The writing process is based on Graham Wallas’s
Creativity Theory, which consists of four stages: preparation, incubation,
illumination, and verification. Data were collected through literature studies,
observations, and interviews with individuals whose experiences were relevant to
the topic. The final result of this project is a narrative and reflective self-
improvement manuscript that portrays a child’s emotional journey in coping with
loss, understanding family changes, accepting reality, and undergoing a self-
healing process. This work is expected to provide understanding, emotional
support, inspiration, and motivation for readers in facing life challenges while
helping them develop greater self-awareness and emotional resilience.
Keywords: self-improvement, broken home, emotional literacy, self-reflection,
self-healing.
ABSTRAK
Tugas akhir ini membahas proses penulisan naskah buku self improvement berjudul
Rumah yang Sunyi yang mengangkat tema broken home, khususnya hubungan
emosional antara anak dan ibu setelah perceraian orang tua. Tujuan penulisan ini
adalah menghasilkan naskah yang dapat menjadi media literasi emosional dan
sarana refleksi diri bagi remaja yang mengalami kondisi serupa. Proses penulisan
mengacu pada Teori Kreativitas Graham Wallas yang terdiri atas empat tahap, yaitu
persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Data diperoleh melalui studi pustaka,
observasi, dan wawancara dengan narasumber yang memiliki pengalaman terkait
tema yang diangkat. Hasil akhir dari tugas akhir ini berupa naskah self Improvement
bernuansa naratif dan reflektif yang menggambarkan perjalanan emosional seorang
anak dalam menghadapi kehilangan, memahami perubahan keluarga, menerima
keadaan, serta menjalani proses penyembuhan diri. Karya ini diharapkan dapat
menjadi bacaan yang memberikan pemahaman, dukungan emosional, inspirasi, dan
motivasi bagi pembaca dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan serta
membantu mereka memahami diri dengan lebih baik.
Kata Kunci: self improvement, broken home, literasi emosional, refleksi diri,
penyembuhan diri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Ratih Widowati, S.H.,M.H Pembimbing 1 2. Junaedi Gafar, M.S.M Pembimbing 2 |
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: self-improvement, broken home, emotional literacy, self-reflection, self-healing. Kata Kunci: self improvement, broken home, literasi emosional, refleksi diri, penyembuhan diri. |
| Subjects: | 000 - Komputer, Informasi dan Referensi Umum > 070 Media berita, jurnalisme dan penerbitan > 070 Media berita, jurnalisme dan penerbitan |
| Divisions: | Jurusan Penerbitan > Program Studi Penerbitan |
| Depositing User: | Erika Maydanella Elvandari |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 02:02 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 02:02 |
| URI: | https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/4319 |
