Arkananta, Haikal Rafif (2026) PERANCANGAN GAME EDUKASI “BAJAU ISLAND” DENGAN PENDEKATAN NARRATIVE DESIGN UNTUK PENGENALAN BUDAYA SUKU BAJAU. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.
PROPOSAL laporan 23 revisi prakata_removed.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (830kB)
Abstract
This study aims to design an educational game entitled Bajau Island as an interactive medium for introducing the maritime culture of the Bajau people to young audiences. The research is motivated by the limited use of educational games that integrate local culture with engaging gameplay. This study applies the Narrative Design theory to deliver cultural values through storytelling and gameplay, while the Game Development Life Cycle (GDLC) is used as the development method. A descriptive qualitative approach was employed through literature studies, visual reference observation, and cultural data analysis. The game combines underwater exploration, fish-catching mechanics, environmental
storytelling, dialogues, and cutscenes to represent the daily life of the Bajau community. Beta testing involving 21 respondents produced an average score of 85.65%, indicating that the game is easy to understand, engaging, and effective as a cultural learning medium. The study concludes that integrating Narrative Design with GDLC successfully produces an educational game that supports cultural learning through immersive gameplay. Keyword : Bajau culture, Cultural Education, Educational game, GDLC,Narrative Design
Penelitian ini bertujuan merancang game edukasi Bajau Island sebagai media interaktif untuk memperkenalkan budaya maritim Suku Bajau kepada generasi muda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya game edukasi yang
mengintegrasikan budaya lokal dengan pengalaman bermain yang menarik. Penelitian menggunakan teori Narrative Design untuk menyampaikan nilai budaya melalui cerita dan gameplay, serta metode Game Development Life Cycle (GDLC) sebagai kerangka pengembangan game. Metode penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi referensi visual, dan analisis data budaya. Hasil penelitian berupa game edukasi yang menggabungkan mekanik eksplorasi bawah laut, menangkap ikan, environmental storytelling, dialog, dan cutscene untuk merepresentasikan kehidupan masyarakat Suku Bajau. Hasil beta testing terhadap 21 responden memperoleh nilai rata-rata 85,65%, yang
menunjukkan bahwa game mudah dipahami, menarik, dan efektif sebagai media pembelajaran budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Narrative Design dan metode GDLC berhasil menghasilkan game edukasi yang mampu
mengenalkan budaya Suku Bajau melalui pengalaman bermain yang imersif. Kata Kunci : Budaya Suku Bajau, Edukasi budaya, Game edukasi, GDLC, Narrative Design
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1.Yeni Nurhasanah, S.Pd., M.T. Pembimbing 1 2.Prily Fitria Aziz, S.Kom., M.Kom. Pembimbing 2 |
| Uncontrolled Keywords: | Bajau culture, Cultural Education, Educational game, GDLC, Narrative Design, Budaya Suku Bajau, Edukasi budaya, Game edukasi, GDLC, Narrative Design |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 600 Teknologi 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 607 Pendidikan, riset, topik terkait 900 – Sejarah dan Geografi > 950 Sejarah Asia > 959 Sejarah Asia Tenggara |
| Divisions: | Jurusan Desain > Program Studi Teknologi Permainan |
| Depositing User: | Haikal Rafif Arkananta |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 08:17 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 08:17 |
| URI: | https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/4481 |
