Ayu Rahmawati, Ika (2026) PENYUNTINGAN NASKAH ANAK “PIKA DAN PIKO SIAP SIAGA BANJIR!” DITINJAU DARI BENTUK KESALAHAN KEBAHASAAN. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.
REPOSITORY LAPORAN TUGAS AKHIR.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (887kB)
Abstract
Editing is a process designed to produce a manuscript that conforms to linguistic norms, is easy to understand, and is suitable for publication. The problem addressed in this thesis is the continued presence of linguistic errors in the children’s nonfiction book “Pika dan Piko Siap Siaga Banjir!” in the form of additions, omissions, and substitutions that affect the clarity, accuracy, and effectiveness of the sentences. This paper aims to describe the forms of errors involving additions, omissions, and substitutions and to perform editing so that the manuscript conforms to the rules of the Indonesian language and the characteristics of readers aged 7-9 years. The theory used refers to editing theory regarding error types, supported by the theory of language editing practice, coherence of meaning and form, EYD, and the KBBI. The methods used in this study were literature review and observation. The editing process comprised the stages of pre-editing, editing, and post-editing. The editing results revealed 81 linguistic errors consisting of 30 addition errors, 26 omission errors, and 25 substitution errors, which were corrected so that the language use became more effective, clear, and communicative, in accordance with EYD and the KBBI, and improved the readability of the text for young readers.
Penyuntingan merupakan tahapan untuk menghasilkan naskah yang sesuai dengan kaidah kebahasaan, mudah dipahami, dan layak diterbitkan. Permasalahan dalam Tugas Akhir ini adalah masih ditemukannya kesalahan kebahasaan pada naskah nonfiksi anak “Pika dan Piko Siap Siaga Banjir!” berupa adisi, omisi, dan substitusi yang memengaruhi kejelasan, ketepatan, dan keefektifan kalimat. Penulisan ini bertujuan menguraikan bentuk-bentuk kesalahan adisi, omisi, dan substitusi serta melakukan penyuntingan agar naskah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan karakteristik pembaca anak usia 7-9 tahun. Teori yang digunakan mengacu pada teori penyuntingan mengenai bentuk-bentuk kesalahan, didukung teori praktik penyuntingan bahasa, keserasian makna dan keserasian bentuk, EYD, dan KBBI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dan observasi. Adapun langkah kerja penyuntingan meliputi tahap prapenyuntingan, penyuntingan, dan pascapenyuntingan. Hasil penyuntingan ditemukan 81 kesalahan kebahasaan yang terdiri atas 30 bentuk kesalahan adisi, 26 bentuk kesalahan omisi, dan 25 bentuk kesalahan substitusi yang diperbaiki sehingga penggunaan bahasa menjadi lebih efektif, jelas, komunikatif, sesuai dengan EYD dan KBBI, serta meningkatkan keterbacaan naskah bagi pembaca anak.
