PERANCANGAN MASKOT SEBAGAI SALAH SATU IDENTITAS VISUAL DARI MUSEUM LAYANG-LAYANG

Nurzaman, Ayesha (2026) PERANCANGAN MASKOT SEBAGAI SALAH SATU IDENTITAS VISUAL DARI MUSEUM LAYANG-LAYANG. Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.

[thumbnail of Perancangan Maskot Sebagai Salah Satu Identitas Visual Dari Museum Layang-Layang] Text (Perancangan Maskot Sebagai Salah Satu Identitas Visual Dari Museum Layang-Layang)
Perancangan Maskot Sebagai Salah Satu Identitas Visual Dari Museum Layang-Layang REPOSITORY.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (522kB)

Abstract

ABSTRACT
The Kite Museum (Museum Layang-Layang) showcases a collection of kites
originating from diverse regions, ranging from the Indonesian archipelago to
various countries abroad. Inaugurated in 2003, the museum is located at Jl. H.
Kamang No. 38, Pondok Labu, Cilandak, South Jakarta. Despite having operated
for 23 years, the museum lacks a consistent visual identity; this is evident in its
promotional and publicity materials, which show no visual cohesion regarding
fonts, colors, or styles. Currently, the museum relies solely on a logo for its visual
identity. Consequently, the author decided to create a new visual element—a
mascot—to give the museum a more striking and cohesive identity. Introducing a
mascot will establish a consistent visual identity for the institution. The project
resulted in the design of two mascots, along with guidelines for their usage and
application across the museum's promotional and publicity materials.
Keywords : Mascot, Visual Identity, Kite Museum, Consistency, Harmonious

ABSTRAK
Museum Layang-Layang merupakan sebuah museum yang memamerkan sejumlah
koleksi layang-layang dengan berbagai macam asal usulnya, baik dari Nusantara
hingga mancanegara. Museum Layang-Layang diresmikan di tahun 2003 dan
berlokasi di Jl. H. Kamang no. 38, RT.5/RW.10, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta
Selatan. Meskipun telah berdiri selama 23 tahun, Museum Layang-Layang tidak
memiliki identitas visual yang konsisten. Hal ini dapat dilihat dari media promosi
maupun media publikasi museum yang tidak memiliki keselarasan visual, baik dari
font, warna, maupun style yang digunakan. Museum Layang-Layang hanya
memiliki logo sebagai identitas visual. Oleh karena itu, penulis memutuskan untuk
menciptakan wajah baru berupa maskot untuk museum, agar museum memiliki
identitas visual yang lebih mencolok dan selaras. Dengan adanya maskot ini,
museum akan memiliki identitas visual yang konsisten. Hasil dari perancangan ini
berupa dua maskot beserta arahan penggunaannya dan pengaplikasiannya pada
media promosi dan publikasi museum.
Kata Kunci : Maskot, Identitas Visual, Museum Layang-Layang, Konsisten,
Selaras

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: 1. Andriyana, S.Pd., M.Pd sebagai Dosen Pembimbing 1 2. Muhammad Syukri Faiz., M.Ds sebagai Dosen Pembimbing 2
Uncontrolled Keywords: Keywords : Mascot, Visual Identity, Kite Museum, Consistency, Harmonious Kata Kunci : Maskot, Identitas Visual, Museum Layang-Layang, Konsisten, Selaras
Subjects: 700 - Seni dan Rekreasi > 740 Seni grafis dan seni dekoratif > 740 Seni grafis dan seni dekoratif
700 - Seni dan Rekreasi > 740 Seni grafis dan seni dekoratif > 741 Gambar dan seni menggambar
Divisions: Jurusan Desain > Program Studi Desain Grafis
Depositing User: Ayesha Nazafarin Nurzaman
Date Deposited: 13 Aug 2026 04:12
Last Modified: 13 Aug 2026 04:12
URI: https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/4926

Actions (login required)

View Item
View Item