Pujon, Dzulfa Talla Ashilah Faizal (2026) PENERAPAN TEORI HONTHANER DALAM MANAJAMEN RISIKO PRODUKSI SEBAGAI PRODUSER PADA FILM PENDEK "RUMPANG ATAU RAMPUNG". Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.
LAPORAN TA_Dzulfa Talla Ashilah_1-13.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.
Download (1MB)
Abstract
Penulisan ini membahas strategi manajemen risiko produser terhadap aktor anak dalam film pendek "Rumpang atau Rampung," yang menuntut seorang aktor berusia tujuh tahun memerankan karakter lansia dengan penurunan fungsi kognitif. Keputusan casting ini memunculkan sejumlah risiko produksi yang khas, mencakup keterbatasan legal terkait jam kerja pemeran anak, beban psikologis dalam menghayati karakter yang kompleks, serta kekhawatiran terhadap keselamatan fisik dan stamina anak selama proses syuting berlangsung. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berlandaskan kerangka manajemen produksi Eve Light Honthaner (2010), penulisan ini menganalisis bagaimana berbagai risiko tersebut dimitigasi terutama melalui strategi penjadwalan yang cermat. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama proses produksi serta analisis script breakdown untuk mengidentifikasi adegan berisiko tinggi sejak tahap perencanaan. Hasil penulisan menunjukkan bahwa produser menerapkan protokol Working with Minors yang mengatur waktu istirahat dan pendampingan, Buffer Time untuk pemulihan emosional, Turnaround Time yang memadai untuk menjaga stamina, serta Safety Bulletins guna mengantisipasi adegan yang menuntut secara fisik maupun emosional, sehingga berhasil menyeimbangkan ambisi artistik dengan tanggung jawab etis dan legal.
This writing examines the producer's risk management strategy applied to the child actor in the short film "Rumpang atau Rampung," which required a seven-year-old actor to portray an elderly character experiencing cognitive decline. This casting decision introduced a distinct set of production risks, encompassing legal constraints on minors' working hours, the psychological burden of embodying a demanding character, and concerns for the child's physical safety and stamina throughout the shoot. Employing a qualitative descriptive approach grounded in Eve Light Honthaner's (2010) production management framework, this writing analyzes how these risks were mitigated primarily through deliberate scheduling strategies. Data were collected through direct observation during production and a detailed script breakdown to identify high-risk scenes in advance. The findings reveal that the producer implemented several key strategies: strict "Working with Minors" protocols governing rest and supervision, "Buffer Time" for emotional decompression, sufficient "Turnaround Time" to preserve stamina, and "Safety Bulletins" for demanding scenes, successfully balancing artistic ambitions with duty of care.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Handini Rahmawati, M.A. Sebagai Dosen Pembimbing 1 Zaenal Muttaqien, M.Art.Let.Lang Sebagai Dosen Pembimbing 2 |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: manajemen risiko, produser, aktor anak, shooting schedule, Eve Light Honthaner. Keywords: risk management, producer, child actor, shooting schedule, Eve Light Honthaner. |
| Subjects: | 700 - Seni dan Rekreasi > 770 Seni fotografi, komputer, film, video > 777 Sinematografi dan videografi |
| Divisions: | Jurusan Penerbitan > Program Studi Produksi Film dan TV |
| Depositing User: | Dzulfa Talla Ashilah Faizal Pujon |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:07 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:07 |
| URI: | https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/5987 |
