PERAN PROGRAM DIRECTOR DALAM MENERAPKAN PROSES PRODUKSI MULTICAMERA PADA PROGRAM TALKSHOW RELIGI "BOLEH GAK SIH?"

Putra, Rafiansyah (2025) PERAN PROGRAM DIRECTOR DALAM MENERAPKAN PROSES PRODUKSI MULTICAMERA PADA PROGRAM TALKSHOW RELIGI "BOLEH GAK SIH?". Diploma thesis, Politeknik Negeri Media Kreatif.

[thumbnail of PERAN  PROGRAM DIRECTOR  DALAM MENERAPKAN  PROSES PRODUKSI  MULTICAMERA  PADA PROGRAM  TALKSHOW  RELIGI "BOLEH GAK SIH?"] Text (PERAN PROGRAM DIRECTOR DALAM MENERAPKAN PROSES PRODUKSI MULTICAMERA PADA PROGRAM TALKSHOW RELIGI "BOLEH GAK SIH?")
LAPORAN TA_RAFIANSYAH PUTRA_REPOSITORY.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB)

Abstract

Fenomena menurunnya pemahaman agama di kalangan generasi muda menjadi latar
belakang perancangan program talkshow religi “Boleh Gak Sih?” . Program ini dirancang
untuk menjawab kebutuhan penyampaian dakwah Islam melalui pendekatan visual yang
menarik dan komunikatif. Penelitian ini bertujuan menjelaskan peran Program Director
dalam penerapan produksi multicamera sebagai strategi untuk menciptakan tayangan
yang dinamis, efisien, dan sesuai dengan selera visual anak muda. Penelitian ini
menggunakan teori produksi televisi dari Herbert Zettl dan teori multicamera dari
Rusman Latief, serta menerapkan teknik switching by moment . Metode yang digunakan
adalah studi kasus dengan pendekatan observasi langsung terhadap proses produksi
aktual, disertai survei kepada target audiens dan studi pustaka sebagai landasan
konseptual. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Program Director tidak hanya
bertanggung jawab secara teknis, tetapi juga berperan dalam pengembangan konsep,
koordinasi tim produksi, hingga pengambilan keputusan visual saat momen krusial.
Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan multicamera dan teknik
switching secara tepat mampu meningkatkan daya tarik visual program dan efektivitas
penyampaian pesan religi yang relevan bagi generasi muda.

The decline in religious understanding among the younger generation serves as the
background for designing the religious talkshow program “Boleh Gak Sih?”. This
program is designed to fulfill the need for Islamic preaching delivered in a visually
engaging and communicative format. The aim of this study is to describe the role of the
Program Director in applying multicamera production as a strategy to create content that
is dynamic, efficient, and visually appealing to youth audiences. This research employs
Herbert Zettl’s theory of television directing and Rusman Latief’s concept of multicamera
production, supported by the switching-by-moment technique. The method used is a case
study with direct observation of actual production processes, supplemented by audience
surveys and literature review as the conceptual foundation. The findings reveal that the
Program Director’s role extends beyond technical responsibilities to include creative
concept development, team coordination, and making visual decisions during critical
moments. The study concludes that the appropriate application of multicamera
techniques and switching strategies significantly enhances the visual impact of the
program and the effectiveness of delivering religious messages relevant to younger
viewers.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: 1. Putri Surya Cempaka, S.Hum. M.Si. 2. Drs. Rusman Latief. M.I.Kom
Uncontrolled Keywords: Program Director, Produksi Multicamera, Talkshow Religi, Anak Muda,Teknik Switching Program Director, Multicamera Production, Religious Talkshow, Youth Audience, Switching Technique
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi > 384 Komunikasi, telekomunikasi
700 - Seni dan Rekreasi > 770 Seni fotografi, komputer, film, video > 777 Sinematografi dan videografi
Divisions: Jurusan Penerbitan > Program Studi Penyiaran
Depositing User: RAFIANSYAH PUTRA
Date Deposited: 22 Aug 2025 03:17
Last Modified: 22 Aug 2025 03:17
URI: https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/1772

Actions (login required)

View Item
View Item